Tentang Regina Maharani Rahman
Regina Maharani Rahman (lahir di Bandung) adalah seorang penulis fiksi dan novelis di Indonesia. Ia aktif tergabung dalam berbagai wadah literasi dan komunitas kepenulisan, termasuk Komunitas Bisa Menulis di Facebook serta forum-forum pegiat sastra mandiri.
“Setiap tulisan adalah proses belajar yang tiada henti. Dari kritik yang membangun, kita memahat kalimat agar semakin tajam dan bernyawa.”
📖 Perjalanan Kepenulisan
Regina mengawali debut kepenulisannya lewat karya yang diterbitkan secara daring di aplikasi membaca novel digital. Karyanya yang berjudul 10,889 Miles Between Us (2019) mendapat sambutan hangat sekaligus berbagai masukan berharga dari para pembaca.
Terdorong untuk terus mengasah kualitas naskahnya, ia mulai aktif mengikuti beragam kelas dan pelatihan menulis yang diadakan oleh penerbit mayor maupun independen. Dari ketekunan tersebut, ia turut berkontribusi dalam penerbitan beberapa buku antologi cerita pendek bersama para penulis lainnya, seperti:
- Fabel Inspiratif Anak Indonesia (2022)
- Kode Senja (2022)
- Cita-Citaku (2022)
Kepercayaan terhadap kemampuannya terus berkembang hingga ia dipercaya menjadi juri dalam event kepenulisan cerpen horor mandiri bersama rekan-rekan sesama penulis.
📚 Karya & Eksplorasi Genre
Di tahun 2022, Regina melahirkan serangkaian karya fiksi dan novel dengan keragaman genre yang luas:
- Mata Mati Ara
- Rebellion — Catatan Harian Pembunuh Berantai
- Saat Hujan Turun (Kumpulan Cerpen)
- Stasiun
- Doa Dari Tanah Kepada Langit
- Wahai Suami — Jika Surgamu Ada Pada Ibumu, Maka Nerakamu Ada Padaku
- Jepang dan Cinta I & II (Fiksi romantis berlatar belakang Negeri Matahari Terbit)
Keberanian menghadirkan variasi tema di luar arus utama membuat karya-karyanya dipandang sebagai angin segar yang membawa warna berbeda bagi para pembaca fiksi.
🎙️ Berbagi Ilmu & Kelas Kepenulisan
Pada tahun-tahun berikutnya, Regina mulai mengambil peran sebagai pembicara dan mentor kepenulisan, membagikan pengalaman proses kreatif serta teknik meracik cerita kepada rekan-rekan penulis pemula.
Di samping mengisi lokakarya, ia terus melahirkan karya-karya produktif:
- Kabut Turun di Vila Cassablanca (2023)
- Siaran Radio Tengah Malam I & 2 (2023)
- Memento Mori (2024)
- Lieke Fen Adel — Gadis Kecil Dari Netherlands (2024)
- Siaran Radio Tengah Malam 3 (2024)
- Rumah Sakit (2025)
- Paiton (2025)
- Sanai (2025)
Memasuki pertengahan tahun 2025, Regina mengambil jeda (hiatus) dari penulisan rutin untuk fokus membagikan ilmu di kelas kepenulisan serta melakukan riset mandiri yang mendalam guna mempersiapkan karya-karya novel berikutnya.
🌿 Aktivitas & Keseharian
Saat ini Regina menetap di Bandung. Di sela-sela waktu luangnya, ia menyibukkan diri dengan riset bahan naskah, berdiskusi santai dengan sahabat sesama penulis, serta bermain game Mobile Legends.
